berita penganiayaan


Sedih ya.
Ngga ngerti saya buat zaman sekarang, untuk cara mendidik anak-anak zaman sekarang harus bagaimana lagi:-(

Ditambah isi beritanya yang ternyata orang tuanya ikut memukulinya. Asli kehabisan kata-kata harus gimana, gue sih cuman bisa iba, kasihan, nangis (benaran nangis loh gue ini).

Yang gue tangkap ya, pantesan aja anaknya kurang ngajar. Orang tuangnya aja kayak gitu dan lingkungan sekitarnya juga kayak gitu, ya bagus maksud orang tuanya membela anaknya yang di tampar. Cuman kan harusnya di interogasi dulu anaknya kenapa itu bisa terjadi, ngga mungkin ada api kalau ngga ada yang memulainya. Ya kan?

Jangan asal main tindak langsung secara sepihak gitu aja.

Sedih parah, waktu berita ini terbit gue langsung netes air mata automatis dan ngga berhenti-henti sampai gue shalat dan mendo'akan bapaknya, baru tangisan gue berhenti. Semoga saja do'a gue sampai untuk bapaknya. Amin...

Gue heran sama orang-orang yang mengeluhkan perkembangan saat ini. Lalu yang disalahkan lingkungan, keluarga, teman, dll. Tapi itu semua cuman dikeluhkan aja tapi aksinya itu sendiri ngga ada.

"Semuanya ini bisa di jadiin pelajaran buat orang tua zaman sekarang, saya mohon jangan bertindak sepihak aja, jika terjadi sesuatu pada anaknya tanya dulu kronologisnya bagaimana, namun introgasi anak jangan yang menakutkan sehingga anak bisa mengatakan yang tidak jujur".

Mungkin itu aja yang ingin aku sampaikan kali ya...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

NuArt Bandung Story

Puisi 3

expression.